Tasyakkur ke-44 MA Walisongo, Santri Harus Ambil Peran di Berbagai Bidang
- Kamis, 02 November 2023
- Harlah MA Walisongo
- Administrator
- 0 komentar
Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara menggelar tasyakkur (syukuran) ke-44 tahun yang berlangsung di mushala madrasah setempat, Selasa (31/10) pagi.
Hadir sebagai pemantik acara bertajuk "Santri Milenial dan Tantangan Global" Ketua STKIP PGRI Pacitan H Mukodi dan akademisi UIN Walisongo Semarang, H Fakhrudin Aziz.
Selain sivitas akademika MA Walisongo, hadir pula Ketua Dewan Pembina Yayasan Walisongo KH Syukri Sukarli, Direktur Eksekutif Yayasan Walisongo KH Adib Khoiruzzaman, dan kepala unit di lingkungan Yayasan Walisongo Pecangaan.
Ketua STKIP PGRI Pacitan, H Mukodi menyatakan hari ini tidak ada alasan kader nahdliyin untuk tidak kuliah. "Sekarang ada begitu banyak beasiswa, yang terpenting bagi kita adalah memiliki kapasitas yang mumpuni. Untuk modal telah cukup diberikan para kiai maka tinggal kita bergerak atau tidak," tandasnya.
Kesempatan itu, Mukodi yang juga merupakan alumnus MA Walisongo itu berpesan kepada santri kesuksesan ada di pribadi masing-masing.
"Ciptakan ekosistem yang baik, terbuka terhadap tantangan, buka jaringan seluas-luasnya. Maka InsyaAllah segalanya juga akan Allah mudahkan," doanya.
Hal lain ditambahkan akademisi UIN Walisongo Semarang H Fakhrudin Aziz. Menurutnya tantangan santri saat ini adalah bagaimana kita mengambil peran karena di era ini teknologi telah menggantikan peran manusia dalam berbagai bidang.
"Maka dari itu kita dituntut untuk mengikuti perkembangan yang sudah begitu pesat. Jika santri mau aktif, mau bergerak, mau giat maka InsyaAllah Allah pasti akan membuatkan jalan untuk kita," jelasnya.
Ditegaskan Fakhrudin yang juga alumnus MA Walisongo bahwa santri Walisongo jangan gentar. "Kuatkan aspek bathiniyah karena yang akan membuat kita tidak oleng. Aspek bathiniyah juga membuat kita kuat. Hari ini kalian di Pecangaan tetapi suatu saat kalian harus mewarnai berbagai bidang profesi dalam kehidupan," harapnya.
Kepala MA Walisongo, Ainun Najib berharap momentum peringatan 44 tahun menjadi titik balik untuk kembali meraih kemajuan dan kesuksesan.
"Kami selalu bersyukur di usia 44 tahun masih berkiprah dan menebarkan manfaat. Juga tak lupa mawas diri karena tantangan dalam pendidikan semakin kompleks sehingga tetap harus berkarya untuk menjadi yang terbaik," pungkasnya. (ah)
Artikel Terkait
MA Walisongo Pecangaan Rilis Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H Hasil Hisab Tim Falakiyah Mandiri
Selasa, 17 Februari 2026
SUKSES BESAR! MA Walisongo Pecangaan Fasilitasi Lahirnya Kaligrafer Muda Terbaik se-Jawa Tengah
Minggu, 15 Februari 2026
Puncak Harlah ke-46 Yayasan Walisongo: 38 Kaligrafer Muda Se-Jawa Tengah Unjuk Gigi di MA Walisongo Pecangaan
Minggu, 15 Februari 2026
Rayakan Harlah ke-46, MA Walisongo Pecangaan Gelar Lomba Kaligrafi Eksklusif Se-Jawa Tengah
Sabtu, 31 Januari 2026
MA Walisongo Pecangaan Jepara Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Kamis, 15 Januari 2026
Demokrasi di MA Walisongo: Puncak Pemilihan Ketua IPNU-IPPNU Masa Bakti 2025-2026
Senin, 10 November 2025