You need to enable javaScript to run this app.

Pembukaan PLP Kelompok 108 UIN Sunan Kudus di MA Walisongo Pecangaan: Dorong Profesionalisme dan Adaptasi Budaya Sekolah

  • Senin, 28 September 2026
  • Administrator
  • 0 komentar
Pembukaan PLP Kelompok 108 UIN Sunan Kudus di MA Walisongo Pecangaan: Dorong Profesionalisme dan Adaptasi Budaya Sekolah

PECANGAAN – MA Walisongo Pecangaan secara resmi menerima mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 108 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus pada Senin, 28 September 2026. Acara penyambutan dan pembukaan berlangsung khidmat di Laboratorium Multimedia MA Walisongo Pecangaan mulai pukul 10.00 WIB.

Sesuai jadwal, pelaksanaan PLP akan berlangsung selama satu bulan penuh, terhitung mulai 28 September hingga 29 Oktober 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Abdul Mutholib, S.Ag., M.Pd., Direktur Umum Yayasan Walisongo Bapak Adib Khoril Zaman, M.Pd., serta Kepala MA Walisongo Pecangaan Bapak Anun Najib, S.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua DPL Dr. Abdul Mutholib, S.Ag., M.Pd., mengimbau seluruh mahasiswa praktikan untuk senantiasa berpedoman pada buku panduan PLP agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar, baik dari segi tujuan hingga komponen penilaian. Beliau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak madrasah yang telah menyambut kehadiran para mahasiswa.

"Ketika mahasiswa sudah berada di lingkungan madrasah, maka 100 persen kewenangan pembimbingan ada di tangan Bapak Kepala Madrasah serta para Guru Pamong. Kami memohon bimbingan, fasilitasi, serta tidak segan memberikan koreksi maupun teguran," tutur Abdul Mutholib.

Mahasiswa yang diterjunkan terdiri dari berbagai program studi, seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Matematika, Biologi, Bahasa Arab, hingga Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI). Secara khusus, Dr. Abdul Mutholib mengapresiasi ketersediaan ruang BK di MA Walisongo yang dinilai sangat representatif untuk praktik mahasiswa BKPI, yang fokus layanannya berupa penyuluhan bagi sivitas madrasah.

Ia juga menekankan target mengajar bagi mahasiswa praktikan bidang pembelajaran, yakni berkisar hingga 5 kali tatap muka, serta pemenuhan tugas manajemen tata kelola sekolah. Acara sambutan tersebut ditutup manis dengan sebuah pantun harapan agar kegiatan ini mampu mencetak calon pendidik yang makin profesional.

Sementara itu, Direktur Umum Yayasan Walisongo, Bapak Adib Khoril Zaman, M.Pd., menegaskan pentingnya kesiapan matang dari para mahasiswa, baik secara penguasaan materi/konten maupun mentalitas. Menurutnya, program PLP harus memberikan benefit dan symbiosis mutualisme bagi kedua belah pihak—kampus maupun madrasah.

"Mahasiswa yang diterjunkan harus serius dan memiliki kesiapan penuh sebelum masuk kelas. Penguasaan materi sangat krusial agar tidak merugikan peserta didik maupun guru pendamping," tegas Adib.

Selain kesiapan akademis, beliau juga mengingatkan para praktikan untuk cepat beradaptasi dengan kedisiplinan dan budaya lokal yang berlaku di MA Walisongo Pecangaan, termasuk dalam hal ketepatan waktu serta tata krama dalam berorganisasi.

Dengan dibukanya program PLP Kelompok 108 ini, diharapkan seluruh mahasiswa praktikan dapat menimba pengalaman nyata secara maksimal di lapangan serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pembelajaran di MA Walisongo Pecangaan.

Bagikan artikel ini:
Ainun Najib, S.Pd.I

- Kepala Madrasah -

Assalamu’alaikum Wr Wb Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah puji syukur kami panjatkan kehadirat Illahi Robbi, karena telah memberikan kesempatan dan nikmat yang...

Berlangganan
Banner